Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2019

Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa

 Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa Pemerintah akhirnya mengambil keputusan berani dan visioner: mengutamakan petugas SPPG menjadi PPPK, sementara guru-guru yang sudah puluhan tahun mengabdi dipersilakan melanjutkan pengabdian—dengan status tidak jelas, gaji seadanya, dan doa sebagai tunjangan utama. Logikanya sederhana dan sangat membumi: perut tidak bisa menunggu, otak bisa ditunda. Guru honorer telah bertahun-tahun mendidik generasi, mengajar di ruang kelas bocor, membeli spidol dari uang sendiri, dan tetap tersenyum meski gaji tak sebanding dengan ongkos hidup. Tapi semua itu kalah penting dibanding memastikan nasi tidak terlambat datang. Karena nasi bisa basi, sementara ilmu—menurut negara—bisa disimpan entah sampai kapan. Dalam paradigma baru ini, mencerdaskan kehidupan bangsa tampaknya sudah direvisi. Kini cukup mengenyangkan kehidupan bangsa. Soal cerdas, kritis, dan berakal sehat dianggap bonus opsional. Bahkan mungkin berbahaya, karena orang berakal cenderung bertanya dan...

Visi Misi Yang Dilampirkan Dengan Uang

"Visi Misi Yang Dilampirkan Dengan Uang" "Bachrizal Bakhtiar" M enjerit sih miskin ditengah kriris ekonomi menimpa raga yang tidak kuat untuk bangkit lagi, visi dan misi terlontar ringan saat momen politik, musim politik kini telah menanti, tiada hari menyampaikan visi misi, sebagai simbol ambisi ingin menjadi pemimpin, tebar janji akan memiliki kebijakan yang baik, mensejahterahkan masyarakat kecil, sebuah janji yang tidak mengherankan di momentnya.  dibalik visi misi terdapat sih miskin berharap semua terwujud dikemudian hari, terkadang bergabung menyukseskan visi misi calon pemimpin, yang pada akhirnya tidak dihiraukan lagi ketika jadi, bahkan tidak jarang dilupakan dengan segudang pengalaman pahit dalam momen kampanye,,hahahaha (tertawa sejenak), memang lucu, namun rasanya sedih, dibalik visi dan misi yang manis mengandung unsur yang sangat miris untuk sih miskin, berharap semua janji manis akan terwujud manis pula, namun semua tidak sesuai dengan ...

Mimpi Ku Cukup "Sederhana"

Mimpi Ku Cukup "Sederhana" (Bermanfaat Untuk Orang Lain) sejak kecil, setiap orang memiliki cita-cita yang tinggi, serupa ingin menjadi polisi, tentara, pilot, dokter dan lainya, namun yang jelas dari semua cita-cita yang ada tentu ingin menjadi yang terbaik. dalam mewujudkan semua cita-cita tersebut, tentu waktu kecil akan senantiasa rajin dan giat untuk belajar, sewalaupun terkadang kita tidak mengetahui apakah setiap cita-cita yang dimiliki akan terwujud kelak. tidak berfikir panjang, melihat apa yang membuat diri kita tertarik, maka hal itu akan menjadi sebuah cita-cita yang akan kita sebutkan sebelum kita mengetahui arah perjalanan hidup, tekadang semua cita-cita terwujud sesuai dengan apa yang kita inginkan, dari jumlah 100 % manusia, hanya 0,10% yang terwujud cita-cita masa kecilnya, sisanya meleset dari apa yang menjadi cita-cita masa kecil. namun hidup hidup terus berputar, menyediakan sejuta rahasia dalam setiap waktunya. kini saya hanyala seongok daging yan...

Pejuang Ilmu "15 orang pemuda Bima-Dompu" Di Negeri Jiran

Pejuang Ilmu "15 orang pemuda Bima-Dompu" Di Negeri Jiran (Cerita Kebersamaan dan Study Yang Ditekuni Oleh Mahasiswa Master Asal Bima-Dompu) Tepat dengan adanya program NTB Gemilang dengan program mengirim mahasiswa NTB untuk study diluar negeri, menjadi sebuah awal dari cerita pertemuan 15 orang pemuda asal Bima-Dompu ini, sebuah kebanggaan tersendiri bagi setiap pemuda jikalau diberikan kesempatan melanjutkan study di luar negeri, hal ini sama seperti apa yang dirasakan oleh penerima beasiswa tersebut. 15 orang pemuda ini diberikan kesempatan untuk lanjut study master di salah satu universitas pendidikan No.1 di malaysia, yaitu di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), kesempatan emas ini bukan hanya 15 orang saja, melainkan hampir ratusan pemuda asal daerah lainya di NTB berkesempatan lanjut study di malaysia, dengan kampus yang berbeda-beda. dalam tulisan ini hanya berfokus pada perjalanan yang di lewati oleh 15 orang yang menjadi  pertama dilakukanya Mo...

Menunduk Sebagai Bentuk Kita Belajar "Istilah Kata"

MENUNDUK SEBAGAI BENTUK KITA BELAJAR "Istilah Kata" Bachrizal Bakhtiar BELAJAR , mempunyai rahasia untuk terus bersemangat. Jika hanya rajin tetapi tiada semangat, tidak akan membuahkan kejayaan cemerlang. Belajar dengan tenang, tekun dan berterusan adalah rahasia ke arah kejayaan cemerlang dalam akademik, khususnya dalam peperiksaan penting yang akan dihadapi. Setiap orang perlu mempunyai semangat dan keyakinan yang kuat untuk mencipta kejayaan cemerlang.  Setiap pelajar mempunyai gaya dan cara tersendiri untuk belajar. Namun begitu, kadang-kadang apa-apa yang dipelajari cepat terlupa dan diingati. Rahsia semangat dalam pembelajaran akan membawa kepada kecemerlangan diri dan juga kecemerlangan akademik. Semangat belajar memerlukan kesabaran, ketabahan, kesungguhan berterusan dan juga ketepatan. (Bintara "Mahasiswa Master Of Education asal Dompu-Bima) selain dari pada untuk mendapatkan kejayaan cemerlang secara akademik dan lainya, dengan belajar yang ba...

BINTARA "Bersama Impian Tiada Tara"

BINTARA "Bersama Impian Tiada Tara" "Bachrizal Bakhtiar," BINTARA "Nama Tempat" adalah sebuah tempat yang sangat nyaman bagi para pejuang pendidikan di salah satu perguruan tinggi di tanjung malim, Malaysia, tempat yang nyaman, ramai serta sarana pendukung yang mengundang segudang ketertarikan tersendiri bagi beberapa mahasiswa yang tercentol nyaman di Bintara. rumput hijau buatan, AC mengundang sejuk, Wifi mengundang semangat mahasiswa mencari referensi belajar, menjadi sebuah nilai tambah bagi gedung yang ramai dikunjungi.  Bintara menjadi salah satu sarana pendidikan yang disediakan oleh Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) di Malaysia, karena tidak bisa dipungkiri, sarana dalam pendidikan menjadi sebuah hal yang penting untuk disediakan, sebab akan menjadi suatu hal yang mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan. dengan sarana yang disediakan, diharapkan mahasiswa mengfungsikan sarana pendidikan dengan baik. dan hal ini tersebukt...