Skip to main content

Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa

 Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa Pemerintah akhirnya mengambil keputusan berani dan visioner: mengutamakan petugas SPPG menjadi PPPK, sementara guru-guru yang sudah puluhan tahun mengabdi dipersilakan melanjutkan pengabdian—dengan status tidak jelas, gaji seadanya, dan doa sebagai tunjangan utama. Logikanya sederhana dan sangat membumi: perut tidak bisa menunggu, otak bisa ditunda. Guru honorer telah bertahun-tahun mendidik generasi, mengajar di ruang kelas bocor, membeli spidol dari uang sendiri, dan tetap tersenyum meski gaji tak sebanding dengan ongkos hidup. Tapi semua itu kalah penting dibanding memastikan nasi tidak terlambat datang. Karena nasi bisa basi, sementara ilmu—menurut negara—bisa disimpan entah sampai kapan. Dalam paradigma baru ini, mencerdaskan kehidupan bangsa tampaknya sudah direvisi. Kini cukup mengenyangkan kehidupan bangsa. Soal cerdas, kritis, dan berakal sehat dianggap bonus opsional. Bahkan mungkin berbahaya, karena orang berakal cenderung bertanya dan...
"Haruskah Ku Rindu, Merindu di Waktu Hujan"
Bachrizal Bakhtiar
(4 Maret 2020)

Memang, banyak orang yang menantikan kehadiran hujan dengan gembira, tapi ada juga yang malah sedih bahkan galau ketika datang hujan. Bahkan, sejumlah orang mendadak teringat kenangan saat hujan membasahi tanah. Ada banyak puisi tentang hujan dengan rindu dan kenangan. Berbagai puisi romantis itu membuat banyak orang yakin hujan erat kaitannya dengan kegalauan. Hubungan antara hujan, kenangan, rindu, dan kegalauan dirasakan oleh siapapun yang pernah jatuh cinta. Nah, tahukah Anda sejak kapan hujan dan kenangan saling bertautan? Kenapa perasaan emosional itu muncul ketika hujan turun?
Banyak quotes menyebut hujan terdiri dari 1 persen air dan 99 persen kenangan. Quotes tersebut biasanya dipakai sebagai caption foto atau status galau saat hujan turun. Keterkaitan antara hujan dan kenangan semakin erat karena banyak anak muda yang mengunggah foto hujan lengkap dengan caption sendu. Dikutip dari solopos, sebenarnya hujan dengan kenangan memiliki keterkaitan yang bisa dibuktikan secara ilmiah lewat ilmu psikologi. Hasil penelitian yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat menyebut ada fenomena psikologi populer bernama seasonal affective disorder (SAD).
Orang juga akan mengalami perasaan takut sendirian saat hujan turun. Sebab, suara rintikannya menimbulkan perasaan getir. Sedangkan petir membuat orang takut dan cemas. Meski demikian, bila ada orang yang mendampingi, rasa sendiri, takut, dan cemas akan lenyap dalam sekejap. Itulah mengapa kalau hujan terjadi dan sedang sendiri, kita membayangkan ditemani orang-orang yang kita cintai, yang mungkin sekarang tak bersama lagi. Perasaan rindu ingin ditemani pun muncul sekelebat.
Selain itu, hujan dapat menyebabkan seseorang menggigil kedinginan. Karena itulah secara otomatis orang bakal mencari sesuatu yang dirasa menghangatkan. Kehangatan pun bisa dirasakan hanya saat seseorang mengobrol atau beradu pandang dengan orang yang dicintainya. Nah, kalau yang dicintai sudah tidak bersama dengannya, jadilah hujan bakal mengingatkannya kepada kenangan masa lalu.
pada posisi ini membuat kita yang merindu semakin merasa sendu dan teringat dengan yang lalu-lalu. Jadi hati-hati ya bila hujan turun, siap-siap ingat dengan kenangan. begitulah yang dirasa ku rasakan saat ini. 

Comments

Popular posts from this blog

Pariwisata Dompu: 1,8 Miliar!!

 Pariwisata Dompu: 1,8 Miliar Dompu punya rencana. Bagian dari Misi 4: "Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal". Salah satu lokomotifnya: Pariwisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang memegang kemudi. Strateginya sudah dirumuskan. Ada promosi. Ada penataan destinasi. Ada pembangunan sarana-prasarana. Juga pemberdayaan masyarakat. Dan pengembangan event. Semua kata-kata standar dalam rencana pariwisata. Sekarang, mari kita lihat harganya. Berapa uang yang disiapkan Dompu di salah satu tahun (2027) untuk "menjual" tampangnya? Total Pagu Indikatif untuk Urusan Pariwisata: Rp 1.827.000.000,00. Satu koma delapan miliar rupiah. Tidak besar. Tidak juga kecil sekali. Uang ini dibagi menjadi tiga program utama. Program pertama, yang paling gemuk: "Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata". Anggarannya: Rp 1.015.000.000. Lebih dari separuh total kue. Tujuannya: "Meningkatnya kunjungan wisata". Indikatornya jelas: "Persentase Per...

Kertas Anggaran pendidikan, kepemudaan dan olahraga Dompu 2026

 Kertas Anggaran Pendidikan dan Olahraga 2026 Mari kita lihat angka. Selalu menarik melihat angka-angka dalam dokumen rencana. Kali ini kita bedah Rancangan Anggaran Dompu untuk tahun 2026. Fokusnya: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Di atas kertas, angkanya gemuk. Dinas ini mendapat jatah Rp 407 Miliar. Tepatnya Rp 407.067.841.174. Berapa itu dari total kue APBD? Total belanja daerah Dompu tahun 2026 diproyeksikan Rp 1.476.721.048.949. Kalau dihitung-hitung, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyedot 27,57 persen. Lebih dari seperempat kue APBD. Angka yang besar. Sangat besar. Kesan pertama: Dompu sangat memprioritaskan pendidikan. Sesuai mandat konstitusi. Tapi, mari kita lihat isi di dalam Rp 407 Miliar itu. Anggaran dinas ini dibagi dua urusan besar: Pendidikan, lalu Kepemudaan dan Olahraga. Urusan Pendidikan dapat porsi terbesar. Tapi di dalamnya, ada satu program yang menyedot hampir semuanya. Namanya: "Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah". Besarnya: Rp ...

Berutang Demi Air, Bertaruh pada Cahaya.!!

Berutang Demi Air, Bertaruh pada Cahaya.  Utang..!! Satu kata. Lima huruf. Bagi sebagian orang, ini aib. Bagi Bupati Dompu, ini jalan keluar. Dia memilih jalan ini. Menggadaikan masa depan --dalam hitungan tenor pendek-- demi air yang menetes.  Rencananya sederhana. Meminjam uang. Bukan ke rentenir. Tapi ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Alasannya klise tapi genting: PDAM sedang "Sakit". Lampu jalan mati. Bupati tidak sedang bermain dadu. Dia sedang bertaruh reputas. Ini langkah politik yang berisiko. Bunuh diri? Mungkin. Heroik? Bisa jadi. Tergantung airnya mengalir atau tidak. Mari bicara angka Rp70 Miliar. Itu angka tentatif yang diajukan. Tidak kecil untuk ukuran APBD Dompu yang harus dibagi-bagi. Skemanya pinjaman daerah. Krediturnya PT SMI --BUMN di bawah Kemenkeu yang memang "bank-nya" infrastruktur pemerintah. Realisasinya direncanakan tahun 2026. Kondisi objektifnya memang memprihatinkan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) punya rapor un...