Skip to main content

Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa

 Negara Kenyang, Otak Disuruh Puasa Pemerintah akhirnya mengambil keputusan berani dan visioner: mengutamakan petugas SPPG menjadi PPPK, sementara guru-guru yang sudah puluhan tahun mengabdi dipersilakan melanjutkan pengabdian—dengan status tidak jelas, gaji seadanya, dan doa sebagai tunjangan utama. Logikanya sederhana dan sangat membumi: perut tidak bisa menunggu, otak bisa ditunda. Guru honorer telah bertahun-tahun mendidik generasi, mengajar di ruang kelas bocor, membeli spidol dari uang sendiri, dan tetap tersenyum meski gaji tak sebanding dengan ongkos hidup. Tapi semua itu kalah penting dibanding memastikan nasi tidak terlambat datang. Karena nasi bisa basi, sementara ilmu—menurut negara—bisa disimpan entah sampai kapan. Dalam paradigma baru ini, mencerdaskan kehidupan bangsa tampaknya sudah direvisi. Kini cukup mengenyangkan kehidupan bangsa. Soal cerdas, kritis, dan berakal sehat dianggap bonus opsional. Bahkan mungkin berbahaya, karena orang berakal cenderung bertanya dan...

Kontribusi Pemuda Pada Pemerintah “Diminta”, Kontribusi 

Pemerintah Ke Pemuda “mana”.?

(Bachrizal Bakhtiar)

Pemerintahan di Indonesia menganut system demokrasi dan Indonesia juga menjunjung tinggi kegiatan penyampaian pendapat. Hal ini berarti penggerak dari pemerintahan sendiri, bukan hanya orang -- orang yang duduk di kursi pemerintahan saja  namun seluruh masyarakat Indonesia juga ikut menentukan masa depan dari Indonesia ini.

Masyarakat dapat ikut menentukan masa depan Indonesia dengan memberikan pendapat dan ide - idenya untuk memajukan Indonesia. Saat ini ada banyak sekali cara dan media yang dapat kita gunakan untuk mengutarakan pikiran kita. Terlebih dengan majunya perkembangan teknologi membantu kita dalam menyampaikan pendapat. Sekarang semua orang bias ikut memberikan ide dan pendapatnya tentang program yang dijalankan pemerintah dan juga ikut memberi saran atas masalah yang sedang terjadi. Siapapun memiliki kesempatan yang sama dalam menyampaikan pendapat, termasuk generasi muda yang diharapkan menjadi penerus bangsa Indonesia.

generasi muda sering dikenal sebagai generasi milenial dengan harapan memiliki ide-ide kreatif yang dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah yang ada saat ini, sudah banyak ide-ide pemuda yang sudah di sampaikan, bahkan sudah dijalankan, bahkan tidak jarang setiap program kegiatan pemuda dalam memberikan kontribusi terhadap daerah dijalankan tampa adanya bantuan moril dan moral dari pemerintah, apakah kontribusi pemuda masih diragukan, banyak elemen pemerintah yang senantiasa mengadakan kegiatan dengan tema "peran pemuda dalam pembangunan daerah" pembahasan yang sudah basi dan tidak berbobot, dengan kesan bahwasanya pemuda selama ini diragukan kontribusinya pada daerah/pemerintah, hal ini bukan masalah pemuda tidak ikhlas dalam memberikan kontribusi pada daerah/pemerintah, namun nasib pemuda patut juga di perhatikan oleh pemerintah, yang dimana, pemerintah seakan tutup mata dengan banyaknya pemuda yang terpuruk dengan pengharapan hidup, penganguran dimana-mana, bahkan setiap agenda kegiatan pemuda yang positif diperibet masalah anggaran,ijin dan lainya. jikalau peran pemuda sangat diharapkan oleh pemerintah, setidaknya pemerintah bersikap sama denga apa yang diharapkan. 

Comments

Popular posts from this blog

Pariwisata Dompu: 1,8 Miliar!!

 Pariwisata Dompu: 1,8 Miliar Dompu punya rencana. Bagian dari Misi 4: "Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal". Salah satu lokomotifnya: Pariwisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang memegang kemudi. Strateginya sudah dirumuskan. Ada promosi. Ada penataan destinasi. Ada pembangunan sarana-prasarana. Juga pemberdayaan masyarakat. Dan pengembangan event. Semua kata-kata standar dalam rencana pariwisata. Sekarang, mari kita lihat harganya. Berapa uang yang disiapkan Dompu di salah satu tahun (2027) untuk "menjual" tampangnya? Total Pagu Indikatif untuk Urusan Pariwisata: Rp 1.827.000.000,00. Satu koma delapan miliar rupiah. Tidak besar. Tidak juga kecil sekali. Uang ini dibagi menjadi tiga program utama. Program pertama, yang paling gemuk: "Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata". Anggarannya: Rp 1.015.000.000. Lebih dari separuh total kue. Tujuannya: "Meningkatnya kunjungan wisata". Indikatornya jelas: "Persentase Per...

Kertas Anggaran pendidikan, kepemudaan dan olahraga Dompu 2026

 Kertas Anggaran Pendidikan dan Olahraga 2026 Mari kita lihat angka. Selalu menarik melihat angka-angka dalam dokumen rencana. Kali ini kita bedah Rancangan Anggaran Dompu untuk tahun 2026. Fokusnya: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Di atas kertas, angkanya gemuk. Dinas ini mendapat jatah Rp 407 Miliar. Tepatnya Rp 407.067.841.174. Berapa itu dari total kue APBD? Total belanja daerah Dompu tahun 2026 diproyeksikan Rp 1.476.721.048.949. Kalau dihitung-hitung, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyedot 27,57 persen. Lebih dari seperempat kue APBD. Angka yang besar. Sangat besar. Kesan pertama: Dompu sangat memprioritaskan pendidikan. Sesuai mandat konstitusi. Tapi, mari kita lihat isi di dalam Rp 407 Miliar itu. Anggaran dinas ini dibagi dua urusan besar: Pendidikan, lalu Kepemudaan dan Olahraga. Urusan Pendidikan dapat porsi terbesar. Tapi di dalamnya, ada satu program yang menyedot hampir semuanya. Namanya: "Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah". Besarnya: Rp ...

Berutang Demi Air, Bertaruh pada Cahaya.!!

Berutang Demi Air, Bertaruh pada Cahaya.  Utang..!! Satu kata. Lima huruf. Bagi sebagian orang, ini aib. Bagi Bupati Dompu, ini jalan keluar. Dia memilih jalan ini. Menggadaikan masa depan --dalam hitungan tenor pendek-- demi air yang menetes.  Rencananya sederhana. Meminjam uang. Bukan ke rentenir. Tapi ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Alasannya klise tapi genting: PDAM sedang "Sakit". Lampu jalan mati. Bupati tidak sedang bermain dadu. Dia sedang bertaruh reputas. Ini langkah politik yang berisiko. Bunuh diri? Mungkin. Heroik? Bisa jadi. Tergantung airnya mengalir atau tidak. Mari bicara angka Rp70 Miliar. Itu angka tentatif yang diajukan. Tidak kecil untuk ukuran APBD Dompu yang harus dibagi-bagi. Skemanya pinjaman daerah. Krediturnya PT SMI --BUMN di bawah Kemenkeu yang memang "bank-nya" infrastruktur pemerintah. Realisasinya direncanakan tahun 2026. Kondisi objektifnya memang memprihatinkan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) punya rapor un...