"Berbahagialah Seolah Tak Pernah Terluka Wahai Sahabat Ku"
Tutupi lukamu dengan tawa kebahagiaan dan keceriaan, dengan seperti itu kau masih bisa melakukan kebaikan walau hanya sebatas dengan tawa bahagiamu. Setidaknya orang lain yang melihtamu bahagia akan merasa bahagia. Berbeda dengan ketika kamu sedih maka mereka pun yang melihatmu akan merasa sedih dan iba karenamu. Simpanlah lukamu untuk dirimu sendiri karena semua hal tidak perlu diumbar dan tidak perlu semua orang tahu
Ada jiwa yang tetap bertahan walau telah begitu banyak ia menginjak duri dalam tiap jejak perjalanan hidupnya, ia pun tetap melangkah walau harus berjingkat dan tertatih menahan perih dan luka-luka itu! Ia bersihkan darah yang mengucur,dan membalutnya dengan kain KEIKHLASAN,mengompresnya dengan KEIMANAN,agar ia tetap mampu berenang dilaut KESABARAN. Tak ada yang ia harapkan dan inginkan selain RIDHA ILAHI. ia pun tetap Tersenyum walau ia tau dia begitu terluka! Namun ia tetap BERSYUKUR atas apapun yang mengujinya, dengan Tawadhu ia berucap” alhamdulilah,justru dengan Ujian ini,aku bisa dekat dengan Allah,betapa sayangnya DIA padaku” Subhanallah. Masih adakah jiwa itu??? Tentu sahabatku.
masih ada,dan smoga kita mampu Menjadi Jiwa itu, yang tetap Bertahan,tetap kuat,tetap Tabah,tetap Tegar walau dalam titian jejak kita begitu Banyak duri yang Menghadang. Tersenyumlah sahabatku,kita tak perlu risau,tak perlu khawatir karena Allah bersama kita. Percayalah,slama sepenuhnya kita berserah diri,….KITA BISA Dan MAMPU! Yakinlah sayang. Yakinlah sahabatku, selama kita terus mendekat kepada-Nya, Allah akan memeluk kita disaat apapun juga. Duhai jiwa yang kuat lagi Sabar. Tetap tersenyumlah walau engkau sedang terluka, Tebarlah doa-doa itu menjadi Kekuatan Mu, jadikan ALLAH….ALLAH….ALLAH! Sebagai pelindung dan penolongmu. Dengarlah! Sedahsyat apapun Badai yang menerpa,takan ada yang dapat menggoyahkanmu Slama Engkau TETAP TEGUH dengan KEIMANAN & KESABARANMU.
Sedahsyat apapun lisan menyayat hatimu,namun Jika Allah yang kau Tuju, maka kau akan tetap ikhlas dan Ridha,karena engkau tlah menyerahkan sepenuhnya pada pengadilan Allah, cukup Allah yang menghakiminya tanpa kita harus membenci atau membalasnya. Dengan lapang dada kau akan tetap tersenyum Apakah kita mampu? kita bisa insyaallah “Semakin engkau terluka semoga semakin dewasa dirimu menjalani hidup”
Comments